Bintang ini ; Terlihat sangat jelas, dekat dan sangat terang diujung selatan Kabupaten Malang Jawa Timur. Pulau Sempu, disanalah keindahan bintang ini terasa sangat mesra padaku. Bintang apa yang kumaksud, yang kumaksud adalah bintang ini; Sirius. Bintang ini adalah bintang paling terang di langit malam yang terletak di rasi Canis Major. Sirius dapat dilihat hampir di semua tempat di permukaan Bumi kecuali oleh orang-orang yang tinggal pada lintang di atas 73,284° utara. Saat terbaik untuk dapat melihat bintang ini adalah sekitar tanggal 1 Januari, dimana dia mencapai meridian pada tengah malam. Pada kondisi yang sesuai, Sirius dapat dilihat dengan mata telanjang saat Matahari masih berada di atas horison. Ketika berada di atas kepala, bintang ini dapat dilihat pada kondisi cuaca sangat bersih, aasalkan pengamat berada di tempat yang tinggi, dan posisi Matahari cukup rendah. ( Terlihat cerdas yaaa.. hahahayyy :D "Iformasi soal bintang ini, kutemukan di wabsite para pakar bintang" wkwkwk :D ). Bintang ini bagiku sangat serius, tak jauh beda dengan abjat yang membentuk kata tentangnya SIRIUS..hehehe
Sunyi, Sepi dan Sendiri, namun saat ini aku bahagia. Semua karena aku berada ditengah dinginnya angin malam yang menusuk hingga gumpalan daging pada tubuhku, diantara suara gemericik ombak yang tak pernah berhenti, suara - suara sumbang mahkluk - mahkluk malam yang tak ku kenal bentuk dan wujudnya, Bulan yang terlihat begitu sempurna dan sangat cerah, hingga pasir - pasir pantaipun dapat meminjam cahayanya, serta jutaan bintang yang terlihat sangat indah diantara kegelapan malam. Semua ini membuatku sangat bahagia dan tak ingin semuanya berakhir begitu saja. Diantara kepenatan dan sumpeknya rutinitas keseharianku, aku tak ingin momen seperti ini berakhir. Aku ingin berada disini lebih lama lagi.
Melankolik, inilah yang kurasakan hari ini. Kupandangi jutaan bintang, dan kurasakan belaian angin yang begitu mesra, rasa - rasanya ingin sekali berkenalan dengan semua bintang - bintang itu, berbicara soal hidup dan segala scenario Tuhan, kemudian mengungkap segala rahasia - rahasia yang membuat manusia berdebat satu sama lain.
Masi bersama belaian angin yang terasa begitu
romantis dan malam yang begitu tenang, Yang membuat ku terasa begitu dekat dengan duniaku yang dulu, dunia yang begitu berbeda dengan apa yang disebut orang - orang tentang dunia yang lepas dan bebas. Namun, malam ini aku tidak ingin menyia - nyiakan waktu ku untuk memikirkan tentang dua cerita yang dibuat terpisah oleh Tuhan, aku tak ingin memikirkan satu sisi cerita dimana aku menjadi tokoh utamanya atau satu sisi yang lain dimana semua orang menjadi tokoh utamanya, tapi saat ini sudah putuskan untuk membuat ke duanya menjadi biasa. Aku ingin damai dan mecari jawaban atas semua pertanyaan yang membuatku terkadang gelisah dan resah menghadapinya.
Satu hal yang tak dapat kulupakan malam ini adalah soal senyuman. Senyuman sesosok mahkluk yang sepertinya diwakili oleh setiap bintang yang ada diatas sana. Kalau masih ada waktu, aku ingin menjawab semua pertanyaan, kegelisahan dan keresahan-keresahanku bersamanya. Dibawah jutaan bintang dan saat mata kami terfokus pada satu bintang yang paling terang. "FOKUS PADA SATU BINTANG (SIRIUS)".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar