Yang kulakukan selama ini bagiku adalah satu bentuk jawaban atas kegelisahan seorang anak muda yang melihat negara dan lingkungan sekitarnya, tak terkecuali kampusnya sedang berada dalam belenggu kekuasaan yang tidak benar.
Saat Semua orang tunduk dan bersikap oportunis. Aku masih disini, aku masi punya semangat dan tidak mau melacurkan diri pada kekuasaan. Namun persaingan yang terjadi membuatku jenuh dengan semuanya. Bukan ini yang kuharapkan, saat ini aku seakan terjebak dalam lumpur hitam dan tak bisa keluar lagi. Namun bagiku, mungkin dititik inilah idealisme ku mulai diuji habis - habisan dan saat - saat seperti ini kurasakan staminaku menurun tapi pada sisi yang berbeda logika tetap berusaha terlihat kuat dan seakan - akan mampu memanfaatkan kesempatan untuk bangkit.
Satu ambisi besar yang masi kumiliki hari ini adalah, PERJUANGAN HARUS DIMULAI UNTUK MENGHANTAM KEDUNGUAN ditengah individu - individu yang memiliki hasrat dan libido untuk meraih jabatan bagai kawanan anjing yang tak pernah lelah mengunyah daging dari kantong - kantong sampah para pelacur intelektual.
Satu ambisi besar yang masi kumiliki hari ini adalah, PERJUANGAN HARUS DIMULAI UNTUK MENGHANTAM KEDUNGUAN ditengah individu - individu yang memiliki hasrat dan libido untuk meraih jabatan bagai kawanan anjing yang tak pernah lelah mengunyah daging dari kantong - kantong sampah para pelacur intelektual.
AKU ADALAH SATU DARI JUTAAN ORANG YANG TERPENJARA DALAM SELIMUT KEBAHAGIAAN PALSU !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar